Untuk Partner Makan Terong Balado!

Dear @epanoepano

Nggak kerasa ya udah 2 tahun 5 bulan lebih 5 hari kita bersama menghidupi hidup di Yogyakarta dengan penuh cinta, asik! Banyak hal yang kita lalui, lihat, makan, beli, kotori, dan hina bersama mulai dari jalanan di pulau Lombok yang asoy geboy sampai duren busuk lengkap dengan mas-mas tukang tipu di depan GOR UNY. Kamu adalah partner makan terong balado dan nasi goreng terbaikku. Mungkin kita akan selalu bentrok jika membahas tentang boyband korea yang aduhai, tapi kita pasti selalu kompak jika membahas dan mencela cara berpakaian mas-mas ngondek di mall. Ibarat berfoto tanpa gaya senyum 3 jari, hidup ini tak akan seceria dengan dirimu. Yogyakarta ini indah bukan hanya karena ada Gunung Merapi yang menjulang di sebelah utara sana, tetapi juga karena ada kamu yang selalu siap menemaniku berlari menggapai impian.  Surat cinta ini bukan sekedar untuk bergombal ria kepadamu, tetapi juga untuk berterimakasih kepadamu yang menghidupi hidupku di Yogyakarta ini.

Salam Pelyuk dan Kecyup

@nowpik

Sekian dan Muu’cih! =D

(Ke Jakarta) The BikinEmosian-est Trip Ever!

Tepatnya 04 November 2011, saya mendapat pesan bahwa lamaran kerja saya ke salah satu perusahaan pangan terkemuka dan terasoy di Indonesia diterima dan saya berhak mengikuti tes pada 08 November 2011. Sungguh kabar baik!

Setelah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan seksama, 07 November 2011 saya pun siap untuk berangkat ke Jakarta. Namun, goblok tak dapat ditolak, tiket kereta  dengan jadwal keberangkatan pukul 19.23 terbaca 19.38. Alhasil, saya pun terlambat. Begitu akan memasuki peron…

Saya: …menyerahkan tiket…

Tukang Jagain Peron: Lho sampeyan ini gimana sih?

Saya: Lho kenapa?

Tukang Jagain Peron: Keretanya udah berangkat.

Saya: Serius?

Tukang Jagain Peron: kalo mau coba kejar ke stasiun tugu tapi kayaknya juga udah nggak sempet.

PANIC AT THE STATION!

Dan akhirnya saya pun kembali ke kost tercinta. Sungguh malang.

Dengan semangat yang tersisa, saya berusaha menghubungi pihak perusahaan yang terasoy itu. Dan sungguh indah jawabannya, begitu mereka me-reschedule tes untuk saya pada 09 November 2011.

Keesokan harinya, saya kembali mempersiapkan keberangkatan yang kali ini akan ditempuh dengan bis. Mulai dari keperluan pribadi hingga mencari info tentang terminal Pulogadung pun saya gandrungi.

Tepat Pukul 14.30 WIB saya berangkat menuju Jakarta (Baca: Jekardah) dengan bis yang bernama MAJU L*NCAR. Kembali! Malang tak dapat ditolak, bis yang saya tumpangi mogok di daerah Kendal, sekitar 1 jam bok! Begitu di daerah Pantura, terdapat 2 LAKALANTAS DAN 1 BIS MOGOK yang menyebabkan macet luar biasa. Begitu di daerah Bekasi, ban bis bermasalah, entah kenapa. -_-” Bis ini lebih cocok dinamai MAJU TAK LANCAR. Begitu memasuki jalan tol Bekasi - Jakarta, kemacetan yang membabi buta seakan memupuskan harapan saya untuk menembus batas perusahaan terasoy itu. Pukul 09.00 saya tiba di Terminal Pulogadung dan langsung menuju perusahaan terasoy dengan ojeg.

Saat tiba di perusahaan terasoy itu, sang satpam menolak saya untuk masuk, karena proses tes sudah mulai sejak pukul 08.00. T.T

Tapi, untunglah mbak staf HR-nya berwelas asih menerima saya. Syukurlah!

Rangkaian tes saya lewati dengan kekuatan bulan dan akhirnya selesai pukul 12.45. Berhubung saya punya seorang saudara di perusahaan terasoy itu, saya pun menemuinya. Saya pikir si Johannes Dwi Cahyo Kristanto sudah menjelma menjadi pria ganteng dan sexy, ternyata saya salah. Ekspektasi saya sirna begitu melihat sesosok gembel yang saya pikir Office Boy itu adalah Kak Cay. Kerja di perusahaan terasoy tapi dengan kaos, jeans, dan sendal jepit. -_-

Sesudah melepas rindu dengan Kak Cay yang perutnya penuh daki itu, saya pun menuju Terminal Pulogadung. Sungguh bikin emosi, begitu banyak calo! Sekitar 3 jam saya menunggu keberangkatan menuju Yogyakarta. Dan ternyata Terminal Pulogadung tidak seseram yang saya pikirkan.

Didadar itu SERU!!!

Inilah kisah pendadaran saya. Setelah melewati lika-liku penelitian selama 3 bulan serta mengolah data dan menulis skripsi selama 3 bulan, akhirnya tanggal 19 Oktober 2011 lalu tepatnya pukul 11.30 WIB saya ujian skripsi atau nama kerennya pendadaran. Proses mendapatkan tanggal 19 Oktober 2011 tidaklah mudah. Sekitar 2 minggu pertama bulan Oktober barulah saya efektif memperbaiki draft skripsi saya dengan kedua dosen pembimbing, padahal tanggal 12 Oktober 2011 adalah hari terakhir untuk pendadaran di kampus saya, jika tidak pendadaran saat itu juga maka tidak akan bisa lulus tahun ini dan terpaksa menunggu hingga tahun 2012. Tapi, saya tetap yakin saya bisa lulus tahun ini.

Tanggal 14 Oktober saya baru mendapat izin untuk pendadaran dari dosen, sudah terlambat dari segi aturan administrasi, tapi saya tetap menjalaninya dan selalu yakin. Minggu-minggu lalu adalah minggu-minggu penuh tangisan dan kegalauan.

Tanggal 19 Oktober 2011, saya benar-benar dirundung rasa gerogi dan M.U.L.E.S berkepanjangan sejak pagi harinya. Tepat pukul 11.00 WIB, saya pergi ke burjo untuk makan siang, agar saat pendadaran nanti saya kuat, pikir saya. Namun, belum lagi makanan sampai, sang dosen menelpon saya. Dengan sigap saya angkat teleponnya. Saya dan beliau dari seberang sana bercakap begini:

Sang dosen: Halo, Novi.

Saya: Iya pak. Ada apa?

Sang dosen: Kamu lagi dimana?

Saya: Di kost pak. (padahal burjo)

Sang dosen: Kamu ujiannya dimajuin ya.

Saya: Dimajuin jam berapa pak?

Sang dosen: Jam 11. (Jadwal seharusnya jam 13)

Saya: Tapi ini sudah jam 11 pak.

Sang dosen: Iya, kamu siapkan dalam waktu 15 menit ya.

Saya: Iya pak. Terimakasih. (lalu bingung harus berbuat apa dan akhirnya kembali duduk dan makan -_-“)

Setelah makan dengan terburu-buru, saya pulang ke kost, lalu ganti baju dan secepat kilat menuju kampus. Saat tiba di kampus, saya disambut oleh beberapa teman yang hendak membantu saya untuk menyiapkan ruang ujian. Sungguh kaget luar biasa, ketika kami melihat laptop saya yang bernama Ceria itu tiba-tiba berasap -o-. Untunglah masih ada komputer di ruangan itu, namun komputernya pun sedikit mengalami gangguan. Untuk mengurusi hal ini, 5 orang teman saya harus turun tangan -_-“. Akhirnya, kedua dosen pembimbing dan dosen penguji pun datang, pendadaran pun dimulai. Kira-kira selam 2 jam saya didadar dan selama itu pula saya menahan tawa, seolah tak percaya bahwa saya sedang didadar dan rasanya SERU sekali. Keesokan harinya saya sudah mengetahui nilai skripsi saya. Thanks God. Thanks Pak. =)

Yang Menyenangkan: Budget Travelling ke Karimunjawa

Hell yeah!! Benar-benar low budget travelling. Saya dan si kawan, sebut saja bunga suatu hari yang biasa saja nekat naik motor dari Yogyakarta menuju Jepara.

Berangkat tanggal 09 September 2011 pukul 20.00 WIB dengan motor bebek. Pada pukul 23.00 WIB, kami sudah sampai di kota Semarang dan memutuskan beristirahat di musholla suatu SPBU lengkap dengan nyamuk-nyamuk yang unyu. Lalu pukul 02.00 WIB kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan.

Jalan menyusuri kota Semarang melewati Demak dan tibalah di  Pelabuhan Kartini, Jepara pukul 04.30 WIB. Istirahat sebentar sambil menunggu mas-mas dari agen wisatanya datang.

Ya, kami memang menggunakan jasa agen wisata agar lebih praktis. Tapi jangan salah! Harganya murah dan sudah mencakup semuanya. Bisa di-check sendiri di SUKAWISATA.

Pukul 08.00 WIB kami pun naik ke kapal untuk menyebrang ke pulau Karimunjawa. Dan wooowww! kapal yang berukuran kecil penuh sesak oleh penumpang, kami terpaksa naik ke geladak kapal yang terbuka dan kami harus berjemur di bawah sinar matahari serta terpaan angin selama 6 jam!! Sungguh perjalanan yang memabukkan (literally)! Pukul 14.00 WIB kami sampai di pulau Karimunjawa dan langsung disambut oleh segarnya es kelapa dari mas-mas guide. Kami pun diantar ke homestay dengan sebuah angkutan. Bukan mobil sedan atau limo, tetapi pick-up alias mobil bak terbuka. Sesampainya di homestay, kami mandi dengan air yang luar biasa segar (hiperbola pasca sunbathing selama 6 jam) dan makan seafood yang mewah (baca: tongkol goreng) dengan nikmatnya (hiperbola lagi pasca kelaparan selama 6 jam), lalu tidur terlelap hingga pukul 20.00 WIB. Setelah terbangun dari tidur, kami kelaparan dan memutuskan untuk makan di depan kantor pak camat, lalu pulang dan lanjut tidur!!

Tanggal 11-12 September 2011, kami habiskan dengan snorkeling, main dipantai dan pulau-pulau kecil, foto-foto ria, dan mabok! Ya, mabok, karena alat transportasi kami selama di sana adalah kapal jukung yang selalu diterjang ganasnya ombak.

Walaupun kulit menjadi hitam, kering, dan terkelupas, meminum lumayan banyak air laut, serta kaki tangan tergores batu karang, perjalanan ini tetaplah menyenangkan dan berkesan. Di pulau kecil bernama Karimunjawa ini, saya (sekali lagi) dibuat terhenyuk dan merasa beruntung terlahir sebagai orang Indonesia.

Karimunjawa dan keindahannya hanya ada di Indonesia! =)

Day 13- A letter to someone who has hurt me recently.

Hey kamu, yang menyebalkan, yang tak melihat eksistensiku sebagai perempuan, aku bersyukur kamu hadir di hidupku. Karena, kamu adalah orang yang dikirim Tuhan untuk mendidikku perihal mengasihi dengan tulus. Terimakasih sudah menjadi obyek pelajaran-kerendahan hati-ku. Bagaimanapun kamu sudah banyak membantuku walaupun terkadang meremehkanku. Kamu tetap temanku.

wah, sepertinya bagus kalo foto prewedding di hutan-hutan seperti ini…

wah, sepertinya bagus kalo foto prewedding di hutan-hutan seperti ini…

12,026 notes

Day 12- How i found out about Tumblr and why i made one.

Pertama kali kenal Tumblr dari teman sih dan itupun secara tidak langsung. Setelah beberapa kali lihat-lihat dan observasi akhirnya tertarik.

Lalu, kenapa akhirnya membuat Tumblr?

Ya, karena saya suka blogging sebenarnya dan entah kenapa seperti senang jika menulis sesuatu sekalipun itu tidak menarik, bahkan suatu saat saya memimpikan diri saya akan layak disandingkan dengan Djenar Maesa Ayu (she is my favourite).

facepaper:

dikaananto:

cocok! mereka mirip! LoL :))

hahahhaa ini dapet darimanaaahhhh…. lucu dik!
Gyahahaha! seperti saudara kembar yg terpisah.

facepaper:

dikaananto:

cocok! mereka mirip! LoL :))

hahahhaa ini dapet darimanaaahhhh…. lucu dik!

Gyahahaha! seperti saudara kembar yg terpisah.

2 notes

Day 11- Another picture of me and my friends.

Huwaa, this picture was taken 3 years ago! Aku dan teman-teman semasa SMA. Dari ujung depan sebelah kiri ada Astrid, Novie, Vini, Uwik, Esty alias Bundo, Tejo, Erwin, Nopik (Aku), Moni, Desy, dan Aline. Lokasinya di food court Ayani Mall Pontianak. :D

Day 10- A picture of something that describes/relates to my life.

A bed??? Ck, how poor i am! Tapi mau gimana lagi, bawaan orok kebo’ habit-nya.